Sliding window 1 jam. Job melebihi limit akan ditunda otomatis, bukan gagal.
Distribusi beban otomatis: job diambil dari toko yang paling sedikit uploadnya.
Mesin menilai pesan pembeli lalu memilih balasan yang cocok.
Mode bawaan dry_run — artinya mesin hanya mensimulasikan,
tidak ada satu pun pesan yang dikirim ke pembeli.
Ketik pesan pembeli, lihat balasan apa yang akan dikirim. Murni simulasi.
Aturan diprioritaskan dari nilai tertinggi. Kata kunci dipakai apa adanya (case-insensitive).
Database otomatis di-backup tiap hari 03:00 (retensi 7 hari + 4 mingguan). Di sini kamu bisa backup manual, unduh, atau pulihkan.
Toko → Hubungkan Toko (OAuth) → login Seller Centre → Setuju.
Token otomatis tersimpan & di-refresh tiap 30 menit.
Cek status: hijau = aman, kuning = token menipis, merah = expired.
Antrian → pilih toko (bisa lebih dari satu) → jumlah → durasi →
Masukkan ke Antrian.
Worker mengupload berurutan dengan jeda 10–20 menit (menghormati limit
Shopee). Gagal? Retry otomatis 3× dengan jeda 2m → 4m → 8m.
Stok & Kirim → tempel data (satu baris satu akun):email:password · email:password | cookies
Klik Cek Dulu untuk pratinjau, baru Impor.
Duplikat otomatis dilewati.
Pesanan masuk → polling mendeteksinya → akun otomatis diambil →
pesan siap-tempel dikirim ke Telegram kamu + otomatis ke-copy.
Tempel di chat Shopee → klik Sudah Kirim.
(API chat Shopee diblokir untuk aplikasi pihak ketiga — ini alur standarnya.)
Owner → Tambah Admin → centang toko yang boleh ia kelola.
Admin hanya melihat toko miliknya. Owner melihat semua.
Semua aktivitas tercatat di Audit Log.
Monitoring → pantau CPU / RAM / Disk & rate limit.
Buka /health/ui untuk cek cepat 6 titik kesehatan sistem.
Service crash? Watchdog auto-restart + kabar di Telegram tiap 5 menit.
1. Cek /health/ui — cari tanda merah.
2. Tab Log → lihat error terbaru.
3. Tab Skala → cek tingkat error per toko.
4. Pulihkan dari tab Backup kalau database bermasalah.
5. Telegram otomatis mengabari kalau ada gangguan.
Semua chat dari semua toko tampil di satu layar — admin tidak perlu
pindah-pindah toko.
Mode saat ini: —
| Nama | Shop ID | Status | Token Expires |
|---|
| Order SN | Customer | Produk | Harga | Status | Akun | Waktu | Aksi |
|---|
| Nama | Harga | Stok | Aksi |
|---|
| # | Tipe | Status | Share | Imported |
|---|
Generate judul/deskripsi/gambar unik, lalu upload ke toko yang dipilih.
Tambah, hubungkan (OAuth), dan pantau koneksi semua toko Shopee di sini.
Untuk toko yang sudah punya token (mis. hasil OAuth sebelumnya) atau import data.
Produk diupload berurutan oleh worker otomatis, dengan jeda 10–20 menit (menghormati limit Shopee). Gagal → retry otomatis (backoff), 3 kali percobaan.
Simpan judul/deskripsi yang kamu suka → pakai ulang untuk upload berikutnya.
Worker otomatis menambahkan produk ke antrian sesuai jadwal.
Satu baris satu akun. Format dideteksi otomatis:
email:password · email:password | cookies · email | cookies
Klik Siapkan → akun diambil + pesan siap-tempel dikirim ke Telegram kamu. Lalu tempel di chat Shopee, klik Sudah Kirim.
Supaya pesanan "Standard" tidak salah kirim akun Premium.
Owner lihat semua toko. Admin biasa hanya melihat toko yang di-assign.
Pilih admin → centang toko yang boleh ia kelola.
Siapa upload apa, siapa hapus apa — tercatat otomatis.